Hubungan Kejadian Stunting dengan Perkembangan Anak Usia 6-23 Bulan
Abstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia yang berdampak tidak hanya pada pertumbuhan linear tetapi juga pada perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian stunting dengan perkembangan anak usia 6-23 bulan di Wilayah Kerja Puskemas Taraweang Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian sebanyak 72 responden berusia 6-23 bulan yang ditentukan dengan metode proportional random sampling. Stunting diukur berdasarkan nilai Z-score Panjang Badan berdasarkan Umur (PB/U) kurang dari -2 SD dan pengukuran perkembangan menggunakan kuesioner pra skining perkembangan (KPSP). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian stunting sebesar 36,1%. Stunting lebih banyak pada laki-laki (38,5%) dan meningkat sesuai kategori pertambahan umur 6-11, 12-17 dan 18-23 bulan berturut turut 25.0%, 36,4% dan 46.2%. Perkembangan anak dalam kategori meragukan sebesar 40,3%. Berdasarkan analisis menunjukkan hubungan antara kejadian stunting dengan perkembangan anak dengan nilai p-value 0.012 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah stunting berhubungan dengan hambatan perkembangan anak usia 6-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Taraweang, Kabupaten Pangkep
How to Cite
Views / Downloads
Files
License
Authors who publish with Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 Generic License.
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
You are free to:
- Share, copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
References
Susilowati, Kuspriyanto. Gizi dalam Daur Hidup. Bandung: Refika Aditama; 2016.
Chowdhury TR, Chakrabarty S, Rakib M, Afrin S, Saltmarsh S, Winn S. Factors associated with stunting and wasting in children under 2 years in Bangladesh. Heliyon. 2020;6(9):e04849.
Independence Experts Group. Global Nutrition Report. The Global Nutrition Report’s Independent Expert Group. 2020. 168 p.
Kementerian Kesehatan RI. Laporan Pelaksanaan Integrasi Susenas Maret 2019 dan SSGBI Tahun 2019. 2019.
Kemenkes. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta, Indonesia; 2018.
Allan LH, Gillespie SR. What works? A review of the efficacy and effectiveness of nutrition intervention. Asian Development Bank with the UN ACC Sub-Committee on Nutrition. 2001.
Kar BR, Rao SL, Chandramouli BA. Cognitive development in children with chronic protein energy malnutrition. Behavioral and Brain Functions. 2008;4:1–12.
Pantaleon MG, Hadi H, Gamayanti IL. Stunting berhubungan dengan perkembangan motorik anak di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics). 2016;3(1):10.
Anggarini SP, Astrika Yunita F, Eka Nurma Yuneta A, Nur Dewi Kartikasari M. Hubungan Pola Pemberian Makanan Pendamping Asi Dengan Berat Badan Bayi Usia 6-12 Bulan Di Kelurahan Wonorejo Kabupaten Karanganyar. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya. 2020;8(1):2020.
Kartika C, Suryani YD, Garna H. Hubungan Stunting dengan Perkembangan Motorik Kasar dan Halus Anak Usia 2 – 5 Tahun di Desa Panyirapan , Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains. 2020;2(22):104–8.
Das Gracas Paiva M, Souza TOL, Canon F, Perot C, Xavier LCC, Ferraz KM, et al. Stunting delays maturation of triceps surae mechanical properties and motor performance in prepubertal children. European Journal of Applied Physiology. 2012;112(12):4053–61.
Woldehanna T, Behrman JR, Araya MW. The effect of early childhood stunting on children’s cognitive achievements: Evidence from young lives Ethiopia. Ethiop J Health Dev. 2017;31(2):75–84.
P M, H HL, Wilar R. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Perkembangan Anak Taman Kanak-Kanak. e-CliniC. 2015;3(1).
Sharma N, Masood J, Singh SN, Ahmad N, Mishra P, Singh S, et al. Assessment of risk factors for developmental delays among children in a rural community of North India: A cross‑sectional study. Journal of Education and Health Promotion. 2019;8(June):1–12.
Gunardi H, Nugraheni RP, Yulman AR, Soedjatmiko, Sekartini R, Medise BE, et al. Growth and developmental delay risk factors among under-five children in an inner-city slum area. Paediatrica Indonesian. 2019;59(5):276–83.
Barros AJD, Matijasevich A, Santos IS, Halpern R. Child development in a birth cohort: Effect of child stimulation is stronger in less educated mothers. International Journal of Epidemiology. 2010;39(1):285–94.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi tumbuh kembang anak. Jakarta, Indonesia; 2016.
Hanani R, Syauqy A. Perbedaan Perkembangan Motorik Kasar, Motorik Halus, Bahasa, Dan Personal Sosial Pada Anak Stunting Dan Non Stunting. Journal of Nutrition College. 2016;5(4):412–8.
Probosiwi H, Huriyati E, Ismail D. Stunting dan perkembangan anak usia 12-60 bulan di Kalasan. Berita Kedokteran Masyarakat. 2017;33(11):559.
Muhoozi GKM, Atukunda P, Mwadime R, Iversen PO, Westerberg AC. Nutritional and developmental status among 6- to 8-month-old children in southwestern Uganda: A cross-sectional study. Food and Nutrition Research. 2016;60:1–11.
Larson LM, Martorell R, Bauer PJ. A Path Analysis of Nutrition, Stimulation, and Child Development Among Young Children in Bihar, India. Child Development. 2018;89(5):1871–86.
Gunawan G, Fadlyana E, Rusmil K. Hubungan Status Gizi dan Perkembangan Anak Usia 1 - 2 Tahun. Sari Pediatri. 2016;13(2):142.
Geberselassie SB, Abebe SM, Melsew YA, Mutuku SM, Wassie MM. Prevalence of stunting and its associated factors among children 6-59 months of age in Libo-Kemekem district, Northwest Ethiopia; A community based cross sectional study. PLoS ONE. 2018;13(5):1–11.
Beal T, Tumilowicz A, Sutrisna A, Izwardy D, Neufeld LM. A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition. 2018;14(4):1–10.
Soetjiningsih, Gde Ranuh IGN. Tumbuh Kembang Anak. Ed. 2. Jakarta; 2013.
Hairunis MN, Salimo H, Dewi YLR. Hubungan Status Gizi dan Stimulasi Tumbuh Kembang dengan Perkembangan Balita. Sari Pediatri. 2018;20(3):146.
Similar Articles
Similar Articles
- Nurul Imam, Alfian Bayu Indrawan, Rofi Syahrizal, Shafaat Pranata, Intervention of Progressive Muscle Relaxation on Anxiety and Sleep Quality in COVID-19 Patients : A Systematic Review
- Jurana Jurana, Fitria Masulili, Development of Health Education Media About Cultural Practices of The Palu Indigenous Culture Related to Breastfeeding for Postpartum Women Who Have Been Caring at Home , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 17 No. 3 (2023): November
- Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo, Iqbal Pramukti, Sheizi Prista Sari , Relationship Between Age, Gender, and Marital Status with The Intention to Disclose HIV Status Among PLHIV , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 17 No. 4 (2024): February
- Suraji Heri Prasetiyo, Pawito, Likha Sari Anggreni, Health Communication Strategies for Wolbachia Mosquito Implementation in Dengue Prevention: A Case Study in Bontang City , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 19 No. 2 (2025)
- Masriani Masriani, Yuges Saputri Muttalib, Andi Eka Yunianto, Keseimbangan Cairan Dan Status Hidrasi Remaja Di Kawasan Garis Lintang Ekuator 0°, Kota Pontianak, Pada Masa Ekuinoks Vernal, Tahun 2021 , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 2 (2021): August
- Anggika Yelzi Pratiwi, Masyitoh Basabih, Healthcare Failure Mode and Effect Analysis (HFMEA) in Reducing Patient Safety Incidents Risk at Hospital: Literature Review , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 17 No. 2 (2023): August
- Yulianus Sudarman H Melangka, MEDIA LEAFLET MENCEGAH LEPRA DI DESA KAYULOMA KECAMATAN BASIDONDO KABUPATEN TOLI-TOLI , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 12 No. 2 (2018): October
- Joko Sapto Pramono, Frana Andrianur, Ade Baginda, Mengurangi Frekuensi Kekambuhan Asma dengan Latihan Relaksasi Imajinasi Terbimbing pada Penderita Asma: Reducing the Frequency of Asthma Recurrence with Guided Imagination Relaxation Exercises among Asthma Sufferers , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 14 No. 2 (2020): October
- Mujito, Suprajitno, Sri Mugianti, Modes of Tuberculosis Transmission among New Patients in Blitar District: A Case Study , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 19 No. 3 (2025)
- Chika Pratiwi, Yuyun Widaningsih, Liong Boy Kurniawan, Analisis Kadar Interleukin-18 (Il-18) Serum dan Laju Filtrasi Glomerulus (GFR) Pada Obesitas Sentral dan Non Obesitas Sentral , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 2 (2021): August
You may also start an advanced similarity search for this article.



