Perbedaan Penggunaan Komposter An-Aerob dan Aerob Terhadap Laju Proses Pengomposan Sampah Organik
Abstract
Masalah sampah pasar tradisional sebenarnya tidak terlalu susah, namun juga tidak sederhana, karena memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dengan sampah dari perumahan. Komposisi sampah pasar tradisional lebih dominan sampah organik yang dapat di daur ulang menjadi kompos atau pupuk organik. Agar proses pengomposan dapat berlangsung lebih cepat diperlukan alat biakan berupa komposter dan menambahkan aktivator atau biang kompos. Tujuan penelitian ini yaitu enganalisis perbedaan penggunaan Komposter An-aerob dengan Komposter Aerob terhadap laju proses pengomposan sampah organik. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment), antara perlakuan (komposter Aerob) dengan kontrol (komposter An-aerob). Hasil menunjukkan kecepatan waktu pematangan kompos pada parameter perubahan warna bahan dan bau bahan kompos dengan komposter anaerob rata-rata kecepatan kematangan kompos sebesar 10,22 hari, sedangkan dengan komposter aerob rata-rata kecepatan kematangan kompos sebesar 9,89 hari. Berdasarkan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test dengan α 5%, untuk parameter warna diperoleh tingkat signifikansi (p value) sebesar 0,006, sedangkan berdasarkan parameter bau diperoleh tingkat signifikansi (p value) sebesar 0,003. Dengan demikian ada perbedaan yang bermakna antara proses pengomposan dengan menggunakan komposter anaerob dengan komposter aerob
How to Cite
Views / Downloads
Files
License
Authors who publish with Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 Generic License.
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
You are free to:
- Share, copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
References
Azmiyah N. Perencanaan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Kawasan Pasar Flamboyan Kota Pontianak. J Teknol Lingkung Lahan Basah. 2014;2(1).
Madani M. Agenda setting pengelolaan sampah pasar di kota makassar. Otoritas J Ilmu Pemerintah. 2011;1(1).
Azkha N. Analisis timbulan, komposisi dan karakteristik sampah di Kota Padang. J Kesehat Masy Andalas. 2006;1(1):14–8.
Komala PS, Aziz R, Wahyudi B. Studi Timbulan dan Karakteristik Sampah Kota Padang Panjang. Teknika. 2013;20(1).
Qadri U, Wahyuni R, Listiyawati L. Inovasi Manajemen Pengelolaan Sampah Yang Berwawasan Lingkungan Di Kota Pontianak Berbasis Aplikasi. Eksos. 2020;16(2):144–60.
Subandriyo S, Anggoro DD, Hadiyanto H. Optimasi pengomposan sampah organik rumah tangga menggunakan kombinasi aktivator EM4 dan Mol terhadap rasio C/N. J Ilmu Lingkung. 2012;10(2):70–5.
Widiyaningrum P, Lisdiana L. Efektivitas proses pengomposan sampah daun dengan tiga sumber aktivator berbeda. Rekayasa J Penerapan Teknol dan Pembelajaran. 2015;13(2).
Sulistyorini L. Pengelolaan sampah dengan cara menjadikannya kompos. J Kesehat Lingkung. 2005;2(1).
Yuniwati M, Padulemba A. Optimasi kondisi proses pembuatan kompos dari sampah organik dengan cara fermentasi menggunakan EM4. J Teknol. 2012;5(2):172–81.
Witasari WS, Sa’diyah K, Hidayatulloh M. Pengaruh Jenis Komposter dan Waktu Pengomposan terhadap Pembuatan Pupuk Kompos dari Activated Sludge Limbah Industri Bioetanol. J Tek Kim dan Lingkung. 2021;5(1):31–40.
Ratnawati R. Adsorpsi Emisi Amonia pada Proses Pengomposan Limbah Padat Rumah Potong Hewan menggunakan Media Kompos Matang. SNHRP. 2019;129–38.
Hamdani A. Uji Kemampuan Campuran Trichoderma sp dan Aspergillus sp Sebagai Biodekomposer Terhadap Laju Pengomposan Limbah Jerami Padi. 2015;
Setiyo Y. Kajian Tingkat Pencemaran Udara Oleh Gas NH3 dan H2S pada Proses Pengomposan secara aerob. J agrotekno. 2007;13(1):25–8.
Pujantoro L. Pengaruh Ketersediaan Oksigen Dan Sistem Aerasi Terhadap Laju Proses Pengomposan dan Kualitas Kompos Berbahan Baku Limbah Pencucian Biji Kakao Terfermentasi, Serasah Daun dan Kotoran Sapi.
aSyaifuddin MF, Destantyo BH. Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Pertanian dengan Metode Aerob dan Anaerob. Institut Teknologi Sepuluh Nopember; 2018.
Similar Articles
Similar Articles
- Febriyana Mustika Dewi S, Haryoto Kusnoputranto, Analisis Kualitas Kompos dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Molase dengan Metode Takakura , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 16 No. 1 (2022): May
- Dedi Mahyudin Syam, Pengetahuan dan Sikap dalam Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Donggala : Knowledge and Attitude In The Implementation of Community Led Total Sanitation (CLTS) In Donggala District , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 14 No. 1 (2020): May
- Sulidah, Ana Damayanti, Paridah, Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue Masyarakat Pesisir , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 1 (2021): May
- Hanum Sasmita, Sapriana Sapriana, Sony Bernike Magdalena Sitorus, Hubungan Pemanfaatan Sarana Sanitasi Terhadap Kejadian Stunting Tahun 2021 , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 16 No. 1 (2022): May
- Hilda Emma Mallisa, Aryadi Arsyad, Irfan Idris, Pengaruh Cahaya LED Putih di Malam Hari Terhadap Kadar Malondialdehyde (MDA) Otak dan Histopatologi Sel CA3 dan CA1 Hipokampus Pada Tikus Wistar Jantan , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 2 (2021): August
- Dewi Susetiyany Ichsan, Fahmi Hafid, Kadar Ramadhan, Taqwin Taqwin, Determinan Kesediaan Masyarakat menerima Vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Tengah , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 1 (2021): May
- Christine Christine, Fellysca V. M. Politon, Ellen, Pengetahuan dan Sikap Guru Tentang Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Di Daerah Rawan Tsunami Kota Palu , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 1 (2021): May
- Yunan Jiwintarum, Maruni Wiwin Diarti, Baiq Lely Zaeniati, Variasi Suhu Inkubasi Mempengaruhi Jumlah Sel Vegetatif dan Spora Bacillus Sphaericus , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 1 (2021): May
- Husnul Khatimah, Saifuddin Sirajuddin, Zainal, PENGARUH PEMBERIAN SUSU BEKATUL TERHADAP KONSENTRASI KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDAPADA TIKUS PUTIH WISTAR DIABETES , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 12 No. 2 (2018): October
- Rina Tampake, MODEL EDUKASI ANTENATAL CARE DAN PERSIAPAN LAKTASI DI PUSKESMAS BATUSUYA KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 12 No. 1 (2018): May
You may also start an advanced similarity search for this article.



