Dampak Paparan Merkuri Terhadap Gangguan Kesehatan Penambang Emas Skala Kecil: Systematic Review
Abstract
Pemakaian Merkuri (Hg) untuk pemisahan emas dari batuan (amalgamasi) sangat berbahaya pada kesehatan dimana dapat nebimbulkan gangguan kesehatan. Paparan Hg terjadi akibat mengkonsumsi makanan atau air yang mengandung merkuri atau menghirup partikel merkuri. Tujuan systematic review yaitu untuk mengetahui dampak paparan merkuri terhadap gangguan kesehatan penambang emas skala kecil. Penelusuran literatur artikel terkait dengan menelusuri artikel di jurnal-jurnal PubMed, Researchgate, google scholar search, ChemPubSoc Europe, International Journal of Environment Research and Public Health (IJERP), semanticscholar, International Journal of Education And Research (IJERN) dan Science Direct, geosciences, dan jurnal nasional melalui Portal Garuda Indonesia, Indonesia Widget One Search yang dipublish tahun 2012 hingga tahun 2022 dengan kata kunci “paparan merkuri penambang emas tradsional”. Hasil penelitian yaitu terdapat 6 artikel yang menunjukkan bahwa adanya gejala gangguan neurologis dan 5 artikel lainnya menunjukan adanya gejala gangguan fungsi hati dan ginjal (1), gangguan neurologis dan ginjal (1), gangguan fungsi hati (1) serta gangguan kesehatan lainnya tanpa menyebutkan gangguan kesehatan spesifik (3). Penggunaan merkuri pada pengolahan emas dalam jangka waktu lama sangat berdampak pada kesehatan
How to Cite
Views / Downloads
Files
License
Authors who publish with Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 Generic License.
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
You are free to:
- Share, copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
References
Yard EE, Horton J, Schier JG, Caldwell K, Sanchez C, Lewis L, et al. Mercury Exposure Among Artisanal Gold Miners in Madre de Dios, Peru: A Cross-sectional Study. J Med Toxicol. 2012;8(4):441–8.
KLHK Admin. Apa itu merkuri? [Internet]. 2018. Available from: https://sitkb3.menlhk.go.id/infomerkuri/?p=334
Mulyadi I, Putrajaya F, Hasanah N, Sumiyati S. Mercury content on hair as an indication of mercury exposure on gold miners in Tambang Sawah Village, Lebong Regency. Ann Trop Med Public Heal. 2021;24(01).
Kyaw WT, Kuang X, Sakakibara M. Health impact assessment of artisanal and smallscale gold mining area in Myanmar, Mandalay Region: Preliminary research. Int J Environ Res Public Health. 2020;17(18):1–12.
S.D. Gundo I, J.V Polii B, M.L, Umboh J. Kandungan Merkuri pada Penambang Emas Rakyat. Indones J Public Heal Community Med Univ Sam Ratulangi. 2020;1(3):13–8.
Arifin YI, Sakakibara M, Sera K, Fenty Usman P, Lihawa F. Mercury exposure from small scale gold mining activities and neurological symptoms on inhabitants and miners: A case study in Bolaang Mongondow, North Sulawesi Province, Indonesia. IOP Conf Ser Earth Environ Sci. 2020;589(1).
Kristianingsih Y. Bahaya Merkuri Pada Masyarakat Dipertambangan Emas Skala Kecil (Pesk) Lebaksitu. J Ilm Kesehat. 2019;10(1):32–8.
Sofia S, Ibrahim T, Risqa M. Neurological Status Disturbances Caused by Mercury Exposures from Artisanal Gold Mining Area in West Aceh, Aceh Province. 2017;(January).
Abbas HH, Sakakibara M, Sera K, Arma LH. Mercury exposure and health problems in urban artisanal gold mining (UAGM) in Makassar, South Sulawesi, Indonesia. Geosci [Internet]. 2017;7(3). Available from: file:///C:/Users/acer/Downloads/geosciences-07-00044.pdf
Lain B, Danudianti Y, Joko T. Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Merkuri Pada Masyarakat Di Area Penambangan Emas Tanpa Ijin (Peti) Desa Kayeli Kabupaten Buru Provinsi Maluku. J Kesehat Masy. 2016;4(2):129–38.
Arifin YI, Sakakibara M, Sera K. Impacts of artisanal and small-scale gold mining (ASGM) on environment and human health of Gorontalo utara regency, Gorontalo Province, Indonesia. Geosci. 2015;5(2):160–76.
Astorina N, Dewanti Y, Setiani O. Hubungan Paparan Merkuri (Hg) Dengan Kejadian Gangguan Fungsi HatiPada Pekerja Tambang Emas di Wonogiri. J Kesehat Lingkung Indones. 2013;12(1):64–9.
Permenkes. PERMENKES RI No. 57 Tahun 2016 Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dampak Kesehatan Pajanan Merkuri 2016-2020. 2016.
Syafruddin. Dampak Lama Bekerja Terhadap Kadar Merkuri ( Hg ) dalam Darah pada Pekerja Tambang Emas Tradisional di Desa Panton Luas Kabupaten Aceh Selatan [Internet]. Repositori Institusi USU, Univsersitas Sumatera Utara. 2015. 1–79 p. Available from: http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/15117
Ajeng Arum Sari, Sunu Pertiwi, Miranti Aryani, Yohanes Susanto Ridwan DF. Buku Saku Merkuri : Menuju Penghapusan Merkuri di Pertambangan Emas Skala Kecil. In: penerbit.brin.go.id. 2022.
Gonzalez DJX, Arain A, Fernandez LE. Mercury exposure, risk factors, and perceptions among women of childbearing age in an artisanal gold mining region of the Peruvian Amazon. Environ Res. 2019;179(April).
Zaharani F, Salami IRS. Kandungan Merkuri Pada Urin Dan Rambut Sebagai Indikasi Paparan Merkuri Terhadap Pekerja Tambang Emas Tanpa Izin (Peti) Di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari – Jambi. J Teh Lingkung. 2015;21(2):168–79.
Steckling N, Bose-O’Reilly S, Pinheiro P, Plass D, Shoko D, Drasch G, et al. The burden of chronic mercury intoxication in artisanal small-scale gold mining in Zimbabwe: Data availability and preliminary estimates. Environ Heal A Glob Access Sci Source. 2014;13(1).
Novarianti. Analisis Faktor Risiko Paparan Merkuri ( Hg ) Pada Penambang Emas Di Kelurahan Kawatuna Analisis Faktor Paparan Merkuri ( Hg ). 2013; Universitas Hasanuddin. Available: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9941/
Anita Chaudhari, Brinzel Rodrigues SM. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2016 Tentang Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri. 2016. p. 390–2.
Aisyah Syafei KPB. Penyediaan Alternatif Teknologi Pengolahan emas Non Merkuri. In: sitkb3.menlhk.go.id [Internet]. 2019. p. (http://sib3pop.menlhk.go.id/index.php/articles/vi. Available from: https://sitkb3.menlhk.go.id/infomerkuri/?p=4652
Similar Articles
Similar Articles
- Nurjazuli, Yusniar Hanani Darundiati, Slamet Wardoyo, Paparan Logam Plumbum (Pb) sebagai Pemicu Stunting pada Balita: Literature Review , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 3 (2021): November
- Nabila Rahma Salsa, Inge Dhamanti, Akses Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Selama Pandemi Covid-19 , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 4 (2022): February
- Tunjung Senja Widuri, Hario Megatsari, Modal Sosial Balita Dalam Komitmen Kesehatan Program Keluarga Harapan Pada Masa Pandemi Covid-19 , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 2 (2021): August
- Lena Wedyarti, Bambang Setiaji, Ferizal Masra, Analisis Pelaksanaan Program Prolanis Di Puskesmas Rawat Inap Biha Kabupaten Pesisir Barat , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 3 (2021): November
- Wulan Angraini, Bintang Agustina Pratiwi, M. Amin, Riska Yanuarti, Henni Febriawati, M. Ismail Shaleh, Edukasi Kesehatan Stunting di Kabupaten Bengkulu Utara: Health Education of Stunting in Bengkulu Utara , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 14 No. 1 (2020): May
- Anisah Anisah, Dyah Suryani, Sitti Nur Djannah, Nurul Kodriati, Analysis of Relationship between the Level of Knowledge on Stunting and Socio-demographic Characteristics among Students , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 17 No. 1 (2023): May
- Ardiansa A.T Tucunan, Brigitte Inez Maitimo, Irma Febrie Tulungen, Hubungan Sumber Informasi dengan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Di Provinsi Sulawesi Utara , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 15 No. 4 (2022): February
- Risnawati Valentina, Pujianto, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Layanan Rawat Jalan , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 13 No. 1 (2019): May
- Firdaus J. Kunoli, Azizah Saleh, Andi Nurhany, Amyadin Amyadin, Baharuddin Condeng, I Wayan Supetran, Moh. Fadli Dg. Patompo, Supriadi Abdul Malik, Bimbingan dan Pengujian Sukarela dengan Pendekatan Health Belief Model pada Waria di Sulawesi Tengah: Counseling And Voluntary Testing With The Health Belief Model Approach To Waria In Central Sulawesi , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 14 No. 2 (2020): October
- Rd. Halim, Rizqa Ichlasul Akhir, Evy Wisudariani, Muhammad Syukri, Icha Dian Nurcahyani, Nurbaya Nurbaya, Kontribusi Pengetahuan Ibu dan Dukungan Petugas Kesehatan terhadap Praktik Pemberian ASI Eksklusif di Kota Batam , Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan: Vol. 16 No. 1 (2022): May
You may also start an advanced similarity search for this article.



