Analysis of Risk Factors for Anemia among Adolescent Girls in Semarang City, Central Java, Indonesia
https://doi.org/10.33860/jik.v19i3.4181
Keywords:
risk factors, anemia, Adolescent girls, nutritional Status, Nutritional IntakeAbstract
Anemia remains a significant public health concern with detrimental effects on adolescent health. It is strongly influenced by both overall health status and dietary patterns. Adolescent girls are particularly vulnerable to anemia due to the rapid physical growth during puberty, which increase the need for nutritional intake. The prevalence of anemia among female students in Islamic Boarding School is much higher. They tend to to consume a diet that is less diverse and low in nutrients. The aim of this study is to determine the risk factors associated with anemia among adolescent girls in Semarang City, Central Java, Indonesia. This study used an observational analytic approach using a cross-sectional design. The research was conducted at Islamic Boarding School X in Semarang City in December 2024. The sample consisted of 55 adolescent girls selected through simple random sampling. Primary data were collected through laboratory examinations, physical examinations and interviews. Descriptive analysis was used to present frequency distributions, and bivariate analysis was performed to determine associations between variables. The results of this study from 55 respondents showed a relationship between BMI and the incidence of anemia among adolescent girls (p=0.05). There was no relationship between Z-Score, CED, energy intake, protein intake, fat intake, and carbohydrate intake with the incidence of anemia among adolescent girls (p=0.24; 0.29; 0.30; 0.73; 0.60; and 0.49, respectively). Adolescent girls with anemia are advised to maintain a healthy body weight by regular monitoring their of BMI alongside hemoglobin levels. A balanced and nutritious diet is essential to meet daily nutritional requirements and reduce the risk of anemia.
References
1. Kemenkes RI. Buku Saku Pedoman Remaja Pada Situasi Krisis Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI; 2017.
2. Suryani D, Hafiani R, Junita R. Analisis Pola Makan Dan Anemia Gizi Besi Pada Remaja Putri Kota Bengkulu. J Kesehat Masy Andalas. 2015;10(1):11–8. DOI: 10.24893/jkma.v10i1.157
3. Cappellini D, Motta I. Anemia in Clinical Practice-Definition and Classification: Does Hemoglobin Change With Aging? Semin Hematol. 2015;52(4):261–9. DOI: 10.1053/j.seminhematol.2015.07.006
4. Kemenkes RI. Laporan Nasional Riskesdas 2018 [Internet]. Lembaga Penerbit Balitbangkes. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2019. p. hal 156. Available from: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf
5. Novayanti N, Sundari SW. Gambaran Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. J Asuhan Ibu dan Anak. 2020;5(2):7–12. DOI: 10.33867/jaia.v5i2.183
6. Masruroh N, Nugraha G. Hubungan antara Karakteristik dengan Kadar Ferritin pada Ibu hamil Trimester III di Puskesmas Jagir Surabaya. J Sehat Mandiri. 2020;15(2):1–9. DOI: https://jurnal.poltekkespadang.ac.id/ojs/index.php/jsm
7. Eka P. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Anemia pada Siswi MTS Ciwadan Cilegon Banten Tahun 2015. UIN Syarif Hidayatullah. 2016.
8. Robert T, Means J. Anemia in the Young and Old. 1st ed. Switzerland: Springer Cham; 2019. XII, 219.
9. Harahap N R. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Nurs Arts. 2018;12(2):78–90. DOI: 10.36741/jna.v12i2.78
10. Waelan I, Effendy DS, Harleli. Hubungan Antara Pengetahuan Dan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Kabupaten Badung. J Gizi dan Kesehat Indones. 2020;1(3):114–20. DOI: 10.47859/jmu.v5i2.156
11. Fikawati S, Syafiq A, Veratamala A. Gizi Anak dan Remaja. Depok: Raja Grafindo Persada; 2020.
12. Asnuddin, Sanjaya. Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Body Image Dengan Pola. J Ilm Kesehat Pencerah. 2018;7(2):69–77. DOI: https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP/index
13. Muhayati A, Ratnawati D. Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian Anemia. J Ilmu Keperawatan Indones. 2019;9(1):563–70. DOI: https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i01.183
14. El Shara F, Wahid I, Semiarti R. Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMAN 2 Sawahlunto Tahun 2014. J Kesehat Andalas. 2017;6(1):202. DOI: 10.25077/jka.v6i1.671
15. Nurjannah SN, Putri EA. Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Smp Negeri 2 Garawangi Kabupaten Kuningan. J Midwifery Care. 2021;1(02):125–31. DOI: 10.34305/jmc.v1i02.266
16. Sholicha CA, Muniroh L. Hubungan Asupan Zat Besi, Protein, Vitamin C dan Pola Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMAN 1 Manyar Gresik. Media Gizi Indones. 2019;14(2):147–53. DOI: 10.20473/mgi.v14i2.147-153
17. Khoirunisa OB, Wirjatmadi B. Hubungan Tingkat Konsumsi Protein, Zat Besi, Vitamin C dan Vitamin A terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mejayan. J Kesehat Tambusai. 2023;4(3):3034–54. DOI: https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.16872
18. Abby SO, Arini FA, Sufyan DL, Ilmi IMB. The Relationship between the Compliance of TTD Consumption, Nutrition Intake, and Nutrition Status on the Incidence of Anemia in Adolescent Girls at SMPN 1 Gunungsari. Amerta Nutr. 2023;7(2 SP):213–23. DOI: 10.20473/amnt.v7i2SP.2023.213-223
19. Sadrina C, Sri Mulyani N. Asupan Protein, Zat Besi, dan Vitamin C Dengan Kejadian Anemia Pada Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh. J Gizido. 2021;13(1):33–41.
20. Syah MNH. The Relationship between Obesity and Anemia among Adolescent Girls. Poltekita J Ilmu Kesehat. 2022;15(4):355–9. DOI: 10.33860/jik.v15i4.712
21. Paramudita PU, Dwi Mahayati NM, Somoyani NK. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Status Anemia Pada Remaja Putri. J Ilm Kebidanan (The J Midwifery). 2021;9(1):98–102. DOI: 10.33992/jik.v9i1.1486
22. Kusuma B, Nurjanah S, Wulan Hasthi Murti N. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. J Nurs Heal. 2023;8(4):426–31. DOI: https://doi.org/10.52488/jnh.v8i4.317
23. Risna’im AR, Mahtuti EY, Masyhur M, Faisal. Overview Of Anemia In Young Women Low Body Mass Index (Thin Category). Medicra (Journal Med Lab Sci. 2022;5(2):62–7. DOI: 10.21070/medicra.v5i2.1636
24. Estri BA, Cahyaningtyas DK. Hubungan IMT dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMAN 2 Ngaglik Kabupaten Sleman. JKM (Jurnal Kesehat Masyarakat) Cendekia Utama. 2021;8(2):192. DOI: 10.31596/jkm.v8i2.683
25. Sari YM, Amelia A. Correlation of Body Mass Index and Menstrual Length to Hemoglobin Levels in Adolescent Women. Nurs Heal Sci J. 2024;4(1):50–5. DOI: 10.53713/nhsj.v4i1.308
26. Pramesti NRP, Estri BA. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Depok III Sleman. Pros Semin Nas Penelit dan Pengabdi Kpd Masy. 2024;2(September):1988–94. Available from: https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/download/618/470/2283
27. Putra RNY, Ermawati, Amir A. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Usia Menarche pada Siswi SMP Negeri 1 Padang. J Kesehat Andalas. 2016;5(3):551–7. DOI: 10.25077/jka.v5i3.575
28. Kumar P, Sinha R, Patil N, Kumar V. Relationship Between Mid-Upper Arm Circumference and BMI for Identifying Maternal Wasting and Severe Wasting: a Cross-Sectional Assessment. Public Health Nutr. 2019;22(14):2548–52. DOI: 10.1017/S1368980019000727
29. Nainggolan O, Hapsari D, Titaley CR, Indrawati L, Dharmayanti I, Kristanto AY. The relationship of body mass index and midupper arm circumference with anemia in nonpregnant women aged 19-49 years in Indonesia: Analysis of 2018 Basic Health Research data. PLoS One. 2022;17(3 March):1–13. DOI: http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0264685
30. Zaki I, Sari HP. Edukasi Gizi Berbasis Media Sosial Meningkatkan Pengetahuan dan Asupan Energi-Protein Remaja Putri Dengan Kurang Energi Kronik (KEK). Gizi Indones. 2019;42(2):111. DOI: 10.36457/gizindo.v42i2.469
31. Telisa I, Eliza E. Asupan Zat Gizi Makro, Asupan Zat Besi, Kadar Haemoglobin dan Risiko Kurang Energi Kronis pada Remaja Putri. AcTion Aceh Nutr J. 2020;5(1):80. DOI: 10.30867/action.v5i1.241
32. Ardi A ‘Izza. Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Remaja Putri. Media Gizi Kesmas. 2021;10(2):320–8. DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.555
33. Wirawanti IW. Kurang Energi Kronik (KEK) Berhubungan dengan Kejadian Anemia Remaja Putri. Svasta Harena J Ilm Gizi. 2022;3(1):1–6. DOI: 10.33860/shjig.v3i1.1427
34. Mutmainnah, Sitti Patimah, Septiyanti. Hubungan KEK dan Wasting dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di Kabupaten Majene. Wind Public Heal J. 2021;2(1):110–9. DOI: 10.33096/woph.v2i1.128
35. Nuryani N. Gambaran Pengetahuan, Sikap, Perilaku dan Status Gizi Pada Remaja di Kabupaten Gorontalo. J Dunia Gizi. 2019;2(2):63. DOI: 10.33085/jdg.v2i2.4473
36. Hafiza D, Utmi A, Niriyah S. Hubungan Kebiasaan Makan dengan Status Gizi pada Remaja SMP YLPI Pekanbaru. J Nurs Sci. 2020;9(2):86–96. DOI: https://doi.org/10.35328/keperawatan.v9i2.671
37. Paramata Y, Sandalayuk M. Kurang Energi Kronis pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Gorontalo J Public Heal. 2019;2(1):120. DOI: 10.32662/gjph.v2i1.390
38. Wardhani PI, Agustina, S ME. Hubungan Body Image dan Pola Makan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Remaja Putri di SMAN 6 Bogor Tahun 2019. J Public Heal Res Community Heal Dev. 2020;3(2):128. DOI: 10.20473/jphrecode.v3i2.14527
39. Kementerian Kesehatan RI. Permenkes RI No.2 Tahun 2020: Standar Antropometri Anak. Kemenkes RI. 2020.
40. Irwanda M, Suryani D, Krisnasary A, Yandrizal. Gambaran Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Status Gizi Remaja di SMP N 14 Kota Bengkulu Tahun 2022. ASKARA J Ilmu Pendidik Nonform. 2023;09(01):199–208. DOI: http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.1.199-208.2023
41. Hanifah LN, Nadiyah N, Dewanti LP, Palupi KC, Ronitawati P. Mutu Gizi Pangan, Indeks Massa Tubuh Dan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Di Wilayah Lokus Stunting Desa Sukamantri Kabupaten Tangerang. J Nutr Coll. 2024;13(1):29–37. DOI: 10.14710/jnc.v13i1.41285
42. Triwinarni C, Hartini TNS, Susilo J. Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia Gizi Besi (AGB) pada Siswi SMA di Kecamatan Pakem. J Nutr. 2017;19(1):61–7. DOI: 10.29238/jnutri.v19i1.49
43. Sanjaya R, Sari S, Studi Kebidanan P, Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu F. Hubungan Status Gizi dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Darul Ulum Panaragan Jaya Tulang Bawang Barat Tahun 2019. J Matern Aisyah. 2020;1(1):1–8. DOI: http://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php?journal=Jaman
44. Fithria F, Junaid J, Sarmin WOS. Hubungan Antara Asupan Zat Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Sma Negeri 1 Barangka Tahun 2019. J Ilm Mhs Kesehat Masy. 2021;6(1). DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16342
45. Mahmudah A, Masrikhiyah R, Rahmawati YD. Hubungan Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik, dan Asupan Makanan dengan Kejadian KEK pada Calon Pengantin di Wilayah Kerja KUA Tarub. 2022;4(01):27–35. DOI: http://jurnal.umus.ac.id/index.php/jigk
46. Wahyuni R, Prasetiyarini A, Wahyuni R, Masyita G. Hubungan Status Gizi dan AKG (Energi) dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. J Ilm Kesehat Media Husada. 2024;13(November):127–34. Available from: https://ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/download/381/276/
47. Restuti AN, Susindra Y. Hubungan antara Asupan Zat Gizi dan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMK Mahfilud Durror II Jelbuk. 2016;74–80. DOI: https://doi.org/10.25047/jii.v16i3.305
48. Yasin M, Adam D, Hanapi S, Kau M, Masi H, Hatta H. Faktor Determinan Kejadian Anemia Pada Mahasiswi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo. Ghidza J Gizi dan Kesehat. 2023;7(1):26–39. DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.533
49. Supriadi D, Budiana TA, Jantika G. Kejadian Anemia Berdasarkan Asupan Energi, Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin C Dan Keragaman Makanan Pada Anak Sekolah Dasar Di Mi Pui Kota Cimahi. J Ilmu Kesehat Bhakti Husada Heal Sci J. 2022;13(01):103–15. DOI: 10.34305/jikbh.v13i1.467
50. Bohari, Rahman N, Indriany. Intake of Nutrients, Stunting and Anemia in the Elementary School Children in Tradisional Gold Mining Poboya, Palu. Prev J Kesehat Masy. 2017;8(2):84–8. DOI: http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Preventif
51. Utami HD, Siregar A, Gizi PS, Kesehatan P, Bengkulu K. Hubungan Pola Makan, Tingkat Kecukupan Energi, dan Protein dengan Status Gizi pada Remaja. J Kesehat. 2020;11(2):279–86. DOI: http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK
52. Kurniasih E, Kuswari M, Nuzrina R. Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Protein, Lemak, Karbohidrat) Dan Zat Gizi Mikro (Zat Besi, Asam Folat, Vitamin B12) Dengan Kadar Hemoglobin Atlet Futsal Putri Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. J Gizi dan Kesehat Mns. 2022;2(1):28–35. DOI: https://doi.org/10.33221/jgkm.v2i1.1833
53. Ginting WM, Panjaitan R, Irwanto R, Manurung J, Claudia D. Hubungan Pengetahuan dan Asupan Zat Gizi dengan Kejadian Anemia pada Mahasiswa Putri Program Studi Gizi di Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam. BEST J. 2024;7(1):751–7. DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.8966
54. Lewa AF. Hubungan Asupan Protein, Zat Besi dan Vitamin C dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di MAN 2 Model Palu. Publ Kesehat Masy Indones. 2016;3(1):26–31. DOI: 10.20527/jpkmi.v3i1.2736
55. Firmansyah H, Harahap WA, Rosmiati R, Gizi PS, Teknik F, Medan UN, et al. Asupan Protein Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Siswi SMAN 11 Medan. Gema Kesehat. 2024;16(1):45–53. DOI: https://gk.jurnalpoltekkesjayapura.com/gk
56. Ekasanti I, Adi AC, Yono M, G FN, Isfandiari MA. Determinants of Anemia among Early Adolescent Girls in Kendari City Determinants of Anemia among Early Adolescent Girls in Kendari City. Amert. 2020;(April 2021). DOI: 10.20473/amnt
57. Paputungan SR, Kapantow NH, Rattu AJM. Hubungan antara Asupan Zat Besi dan Protein dengan Kejadian Anemia pada Siswi Kelas VIII dan IX di SMP N 8 Manado. PHARMACON J Ilm Farm. 2016;5(1):348–54. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/11348
58. Soedijanto SGA, Kapantow NH, Basuki A. Hubungan antara Asupan Zat Besi dan Protein dengan Kejadian Anemia pada Siswi SMP Negeri 10 Manado. PHARMACON J Ilm Farm. 2015;4(4):327–32. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/10239
59. Adriani, Wirjatmadi. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kencana; 2012.
60. Ayuningtyas IN, Tsani AFA, Candra A, Dieny FF. Analisis Asupan Zat Besi Heme Dan Non Heme, Vitamin B12 Dan Folat Serta Asupan Enhancer Dan Inhibitor Zat Besi Berdasarkan Status Anemia Pada Santriwati. J Nutr Coll. 2022;11(2):171–81. DOI: 10.14710/jnc.v11i2.32197
61. Almatsier S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2009.
62. Wahyuni S, Sari SAKMA, Rahmawati DK. Hubungan Asupan Lemak dan Zat Besi dengan Kejadian Anemia Saat Menstruasi Pada Mahasiswa Di Asrama Kebidanan UNW Ungaran. Pro Heal J Ilm Kesehat. 2019;1(1):25–30. DOI: https://doi.org/10.35473/pro%20heallth.v1i1.126
63. Febrianti W, Anwar K, Romadhan MF. Asupan Gizi dari Asrama dan Luar Asrama Kaitannya dengan Status Gizi Siswi di Boarding School Bogor. J Teknol Pangan Kesehat. 2023;5(2):66–70. Available from: https://jurnal.usahid.ac.id/index.php/teknologi_pangan/article/view/1979
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 Generic License.
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
You are free to:
- Share, copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.



