Pelatihan dan Pembentukan Kader Mama Kasih Sebagai Upaya Deteksi Dini Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal

https://doi.org/10.33860/pjpm.v7i2.3322

Authors

  • Ismiyanti Achmad Prodi D-III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Maluku, Maluku, Indonesia
  • Fasiha Prodi D-III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Maluku, Maluku, Indonesia

Keywords:

Deteksi, Kegawatdaruratan, Kader

Abstract

Upaya percepatan penurunan AKI dapat dilakukan dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas, seperti pelayanan kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih di fasilitas pelayanan kesehatan, perawatan pasca persalinan bagi ibu dan bayi, perawatan khusus dan rujukan jika terjadi komplikasi, Peran kader posyandu tidak dapat terlepas dari kesehatan ibu dan anak, sehingga kader kesehatan perlu diberikan tanggung jawab untuk melakukan pemantauan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi. Tujuan pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang deteksi dini kegawatdaruratan maternal dan neonatal, tanda bahaya kehamilan dan pemeriksaan kehamilan dan pembentukan kader mama kasih. Pelatihan diberikan kepada 20 orang kader posyandu di Desa Buano. Hasil pelatihan menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan setelah diberikan pelatihan

References

Abidah, N., Skandar, & Mulyatina. (2021). Faktor yang memengaruhi keaktifan kader dalam kegiatan posyandu di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 12(3), 1–6.

Amelia, I., Kartiwan, N. N., & Ramadhanti, J. (2024). Panah Srikandi: Program pelatihan bagi kader kesehatan untuk deteksi dini kehamilan berisiko tinggi. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 13(2), 165–171. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v13i2.51691

BPPD Banten. (2019). Strategi penurunan kematian ibu dan anak. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten. https://bappeda.bantenprov.go.id/lama/upload/PPID/KAJIAN/2019/STRATEGI

Budhi, N. G. M. A. A., Aticeh, W. F., & Elisya, Y. (2022). Effect of spice drinks (red ginger and cinnamon) on dysmenorrhea pain. International Journal of Science and Society, 4(4), 437–448. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v4i4.592

Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. (2021). Angka kematian bayi (AKB) Provinsi Maluku. Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

Gustina, I., & Chairiyah, R. (2022). Edukasi kegawatdaruratan pada ibu hamil di era new normal dalam menyiapkan persalinan yang sehat, aman, dan minim trauma. 269–278.

Kasiati, K., Sukesi, S., & Jeniawaty, S. (2021). Pelatihan peningkatan kemampuan ibu hamil dalam deteksi dini kegawatdaruratan maternal dan neonatal di Puskesmas Jagir Surabaya. 2-Trik: Tunas-Tunas Riset Kesehatan, 11(1), 71–77. https://doi.org/10.33846/2trik11114

Kemenkes RI. (2014). Pedoman Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan Stiker. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Pusdatin Kemenkes. https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2021

Kurniawan, A., Sistiarani, C., & Gamelia, E. (2023). Pengaruh pelatihan deteksi dini kehamilan risiko tinggi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, motivasi dan keterampilan kader kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(6), 496–502. https://doi.org/10.33221/jikm.v12i06.2332

Lestari, N. D., Kep, M., & Kom, S. K. (2017). Laporan program pengabdian masyarakat pembentukan dan pelatihan kelompok pendukung ibu dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi dan balita di wilayah RW 14 Kelurahan Gedongkiwo. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Lieskusumastuti, A. D., Setyorini, C., & Anjarsari, S. D. (2019). Analisis peran kader posyandu dengan penerapan program P4K di Kelurahan Mojosongo Jebres Surakarta. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(2), 132–142. https://doi.org/10.36419/jkebin.v10i2.288

Mutmainnah, M., Sari, P. I., & Sari, Y. I. P. (2024). Pemberdayaan kader dalam upaya deteksi dini ibu hamil resiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Simpang Sungai Duren. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(2), 953–962. https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4615

Noftalina, E., Safitri, Y., & Feronika, L. (2021). Pelatihan mengisi kartu skor Poedji Rochjati untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap kader dalam mendeteksi risiko kehamilan. Jurnal Pengabdi, 4(2), 177–183. https://doi.org/10.26418/jplp2km.v4i2.47191

Nuraineu, Y., Rokayah, Y., & Sutomo, O. (2024). Pengetahuan kader dalam pemantauan tanda bahaya kehamilan di Desa Tambakbaya. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(2), 165–176. https://doi.org/10.36743/medikes.v11i2.648

Nuraisya, W. (2018). Deteksi risiko tinggi kehamilan pada pelayanan ANC terpadu di Puskesmas Bendo Kabupaten Kediri. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 240–245. https://doi.org/10.25077/jka.v7.i2.p240-245.2018

Profita, A. C. (2018). Beberapa faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di Desa Pengadegan Kabupaten Banyumas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 68–74. https://doi.org/10.20473/jaki.v6i2.2018.68-74

Siregar, E. Z. (2021). Peran kader posyandu sebagai upaya peningkatan kesejahteraan ibu dan anak. Jurnal At-Taghyir, 3(2), 171–186. https://doi.org/10.24952/taghyir.v3i2.3930

Widayati, A., Rohmatin, H., & Narsih, U. (2019). Peran kader dalam penerapan sistem rujukan dan pencegahan komplikasi pada ibu dan bayi terhadap kematian neonatal. Jurnal Kesehatan, 7(2), 58–63. https://doi.org/10.25047/j-kes.v7i2.106

World Health Organization. (2025). Trends in maternal mortality 2000 to 2023: Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240108462

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Achmad, I., & Fasiha. (2026). Pelatihan dan Pembentukan Kader Mama Kasih Sebagai Upaya Deteksi Dini Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 121–128. https://doi.org/10.33860/pjpm.v7i2.3322

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 

You may also start an advanced similarity search for this article.