Sosialisasi Lintas Sektor dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Mamuju
Abstract
Efforts to improve the nutritional status of families are not only by improving the quality of health services but also need to be accompanied by efforts to empower families towards independence. In general, obstacles to implementing stunting prevention in Indonesia are caused by weak program coordination at various levels, both the regional and central levels. This activity aimed to conduct cross-sectoral socialization and increase public knowledge about efforts to prevent stinting in community empowerment. The main targets of this activity are stakeholders across sectors and mothers of children under five. The method used is socialization, lectures, and discussions as well as demonstrations of making local MP-ASI. Participants across sectors were enthusiastic in the discussion and question-and-answer process. Participants from mothers of toddlers were able to demonstrate the manufacture of local MP-ASI. Stunting consultations at the village level need to be encouraged so that stunting prevention efforts can be carried out in synergy.
ABSTRAK
Upaya meningkatkan status gizi keluarga tidak hanya dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, tetapi juga perlu dibarengi dengan upaya pemberdayaan keluarga menuju kemandirian. Secara umum kendala dalam penyelenggaraan pencegahan stunting di Indonesia diakibatkan oleh lemahnya koordinasi program di berbagai tingkat baik di daerah maupun di tingkat pusat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi lintas sektor dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan stunting pemberdayaan masyarakat. Sasaran utama kegiatan ini para stakeholder lintas sektor dan ibu balita. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, ceramah dan diskusi serta demonstrasi pembuatan MP-ASI lokal. Peserta lintas sektor antusias dalam proses diskusi dan tanya jawab. Peserta dari kalangan ibu balita mampu mendemonstrasikan pembuatan MP-ASI lokal. Rembuk stunting di tingkat desa perlu digalakkan agar upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara bersinergi.
How to Cite
Views / Downloads
Files
License
Copyright (c) 2022 Najdah, Adriyani Adam, Nurliah, Nurbaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
You are free to:
- Share, copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
References
Al Rahmad, A. . (2017). Pemberian ASI dan MP-ASI terhadap Pertumbuhan Bayi Usia 6 - 24 bulan. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 17(1), 8–14. https://doi.org/https://doi.org/10.24815/jks.v17i1.7982
Aryastami, N. K., & Tarigan, I. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 233–240. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7465.233-240
Dirjen Kesmas Kemenkes. (2018). Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Pencegahan Stunting di Indonesia. In Kemenkes RI (1st ed.). Jakarta: Kemenkes RI. Retrieved from https://promkes.kemkes.go.id/download/dsfs/files38487110219 STRATEGI KOMUNIKASI KEMENKES.pdf
Ghattas, H. (2014). Food Security and Nutrition in the Context of the Global Nutrition Transition. FAO, pp. 1–15. Retrieved from http://www.fao.org/economic/ess/ess-fs/voices/en/
Hapzah, Yudianti, & Nurbaya. (2022). Pemberdayaan Keluarga Melalui Wirausaha Bidang Gizi dengan Memanfaatkan Daun Kelor sebagai Pangan Lokal. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 6(1), 582–589. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6537
Kemenkes RI. (2020). Rencana Aksi Program 2020-2024. Kemenkes RI, pp. 1–33. Jakarta: Kemenkes RI. Retrieved from https://e-renggar.kemkes.go.id/file2018/e-performance/1-465909-3tahunan-826.pdf
Momongan, N. R., & Sahelangi, O. (2018). Pelatihan MP-ASI Pangan Berbasis Lokal dalam Peningkatan Pengetahuan Ibu Dan Status Gizi Pada Anak di bawah Dua Tahun di Wilayah Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal GIZIDO, 10(2), 93–100. https://doi.org/10.47718/gizi.v10i2.742
Mustafyani, A. D., & Mahmudiono, T. (2017). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dukungan, Kontrol, Perilaku, dan Niat Ibu dengan Perilaku KADARZI Ibu Balita Gizi Kurang. The Indonesian Journal of Public Health, 3(September), 190–201. https://doi.org/10.20473/ijph.v12i1.2017.190-201
Muthoharoh, H. (2020). Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu Secara Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Pengetahuan Keluarga. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 3(3), 259–266. https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.371
Nurbaya, N. (2021a). Gambaran Praktik Pemberian Makanan Prelakteal pada Bbayi dan Peran Dukun Anak di Masyarakat Adat Kaluppini. Jurnal Ilmiah Permas, 11(1), 41–50. https://doi.org/10.32583/pskm.v11i1.904
Nurbaya, N. (2021b). Konseling Menyusui (1st ed.). Banda Aceh: Syiah Kuala University Press. Retrieved from https://play.google.com/store/books/details?id=RflJEAAAQBAJ
Nurbaya, N., Saeni, R. H., & Irwan, Z. (2022). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu melalui kegiatan edukasi dan simulasi. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 6(1), 678–686. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6579
Pemerintah Kabupaten Mamuju. (2021). Jelang Uji Petik Lokus Stunting, Pemkab Mamuju Lakukan Rapat Koordinasi. Retrieved January 2, 2022, from Pemerintah Kabupaten Mamuju website: http://mamujukab.go.id/jelang-uji-petik-lokus-stunting-pemkab-mamuju-lakukan-rapat-koordinasi/
Permanasari, Y., Permana, M., Pambudi, J., Rosha, B. C., Susilawati, M. D., Rahajeng, E., … Prasodjo, R. S. (2020). Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 30(4), 315–328. https://doi.org/10.22435/mpk.v30i4.3586
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158
Reinhardt, K., & Fanzo, J. (2014). Addressing Chronic Malnutrition through Multi-Sectoral, Sustainable Approaches: A Review of the Causes and Consequences. Frontiers in Nutrition, 1(August), 1–11. https://doi.org/10.3389/fnut.2014.00013
Rostika, R., Nikmawati, E. E., & Yulia, C. (2019). Pola Konsumsi Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) pada Bayi Usia 12-24 Bulan. Media Pendidikan, Gizi, Dan Kuliner, 8(1), 63–73. https://doi.org/10.17509/boga.v8i1.19238
Supratti, Iqra, & Nurbaya. (2022). Pemberdayaan Peran Suami dalam Upaya Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 6(1), 312–318. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6352
Susanto, T., Syahrul, Sulistyorini, L., Rondhianto, & Yudisianto, A. (2017). Local-food-based Complementary Feeding for the Nutritional Status of Children Ages 6–36 Months in Rural Areas of Indonesia. Korean Journal of Pediatrics, 60(10), 320–326. https://doi.org/10.3345/kjp.2017.60.10.320
Wolde, T. F., Ayele, A. D., & Takele, W. W. (2019). Prelacteal feeding and associated factors among mothers having children less than 24 months of age, in Mettu district, Southwest Ethiopia: A community based cross-sectional study. BMC Research Notes, 12(1), 3–9. https://doi.org/10.1186/s13104-019-4044-3
Zahid Khan, A., Rafique, G., Qureshi, H., & Halai Badruddin, S. (2013). A Nutrition Education Intervention to Combat Undernutrition: Experience from a Developing Country. ISRN Nutrition, 2013, 1–7. https://doi.org/10.5402/2013/210287
Similar Articles
Similar Articles
- Kadar Ramadhan, Christina Entoh, Nurfatimah, Cintu Waisawati, Maria Mowemba, Astiyani A. Laiga, Priska Anakoda, Edukasi Pencegahan Stunting Menggunakan Smart Chart pada Keluarga 1000 HPK , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
- Anis Setyowati, Lina Ratnawati, Rizka Mar’atus Sholichah, Pendampingan Pengelolaan Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronik dan Bayi Berisiko Stunting : Assistance in the Management of Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency and Babies at Risk of Stunting , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
- Maria Sambriong, Elisabeth Herwanti, Yoany Maria Vianney B. Aty, Edukasi Gizi Cegah Stunting bagi Orang Tua di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
- Sitti Patimah, Suchi Avnalurini Sharief, Harpiana Rahman, Nukman, Komunikasi Informasi Motivasi dan Edukasi tentang Stunting kepada Keluarga Berisiko Stunting dan Calon Tim Pendamping , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 4 No. 2 (2023): April-Juni
- Naila Fauza, Faghas Prandima Augika, Ahmad Taufiq P., Amdan Arfisan, Gega Arnanda, Anisa Herninandari, Lesti Hardianti, Mutia Mustika Rani, Nilam Sari, Viani Ghefira Deflides, Yola Gusmarinda, Upaya Pencegahan Stunting melalui Kegiatan Posyandu Desa Sungai Manau, Kecamatan Kuantan Mudik, Provinsi Riau , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Maret
- Taqwin, Linda, Lili Suryani, Nasrul, Konseling Pra Konsepsi (Koprasi) pada Kader Kesehatan dalam Upaya Promosi dan Pencegahan Stunting: Preconception Counseling for Health Cadres in Promotion and Prevention of Stunting , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Maret
- Dian Isti Angraini, Anisa Nuraisa Jausal, Wiwi Febriani, Rangga Firdaus, Novita Carolia, Pelatihan Deteksi Dini Stunting pada Balita Menggunakan Web-Based Screening Tools Bagi Kader dan Tenaga Kesehatan , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 6 No. 2 (2025)
- Muhammad Rachmat, Citrakesumasari, Gandi, Nasrah, Muhammad Kurnia, Aksi Bersama Cegah Stunting Melalui Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Gowa , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Maret
- Epti Yorita, Dahrizal, Sahidan, Mely Gustina, Anang Wahyudi, Zamharira Muslim, Sandy Ardiansyah, Upaya Pencegahan Stunting melalui Pengolahan Makanan Berbasis Ikan pada Balita di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Maret
- Wenny Rahmawati, Dwi Norma Retnaningrum, Pemberdayaan Kader Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Premium dalam Upaya Pencegahan Stunting: Empowerment of Cadres for Providing Premium Complementary Feeding (MPASI) in an effort to Prevent Stunting , Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat: Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
You may also start an advanced similarity search for this article.
1.png)




